Friday, March 18, 2011

Enam Lembaga Pemuda Mesir Tolak Temui Clinton

 Para pemimpin enam lembaga pemuda Mesir yang berperan besar dalam penggulingan rezim diktator Hosni Mubarak, menyatakan tidak bersedia bertemu dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, dalam kondisi apapun. 
 
Kantor berita INN melaporkan, para pemimpin enam lembaga pemuda Mesir itu menekankan bahwa keputusan ini diambil dalam rangka mereaksi sikap Amerika Serikat terkait Timur Tengah dan perspektif negatif Clinton terhadap revolusi rakyat Mesir. Clinton tiba di Kairo kemarin (16/3) dan hari ini bertolak ke Bahrain. 

Dalam statemennya, keenam lembaga tersebut menyatakan geram dengan kebijakan pemerintah Presiden Barack Obama dalam menyikapi revolusi rakyat Mesir. 

Di awal kebangkitan rakyat Mesir, para pejabat Amerika Serikat mendukung rezim Hosni Mubarak dan bahkan saat itu, Clinton menyebut Mesir sebagai negara stabil. Namun ketika revolusi rakyat Mesir telah mendekati hari-hari kemenangannya, pemerintah Amerika mengubah literaturnya terhadap Mesir. Washington menekankan perubahan dan reformasi di Mesir. (IRIB/MZ/SL)

No comments:

Post a Comment