Wednesday, May 4, 2011

Barat Tenggelam Dicekam Ketakutan Kemungkinan Serangan Balasan AlQaeda

 Dunia Barat saat ini tenggelam dicekam rasa ketakutan atas kemungkinan dilancarkannya serangan balas dendam jaringan AlQaeda. Banyak negara yang mengumumkan siaga guna mengantisipasi segala bentuk ancaman serangan balas dendam AlQaeda, pasca pengumuman tewasnya gembong teroris Osama bin Laden.
Kantor berita Mehr melaporkan, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, Senin (2/5) waktu setempat, menilai tewasnya Osama sebagai keberhasilan besar, namun program pemberantasan jaringan AlQaeda dan sekutunya terus berlanjut.
Presiden Amerika Serikat, Barack Obama pada hari saat mengumumkan tewasnya Osama, menyebut hari itu sebagai hari indah dan melegakan bagi warga Amerika dan seluruh masyarakat dunia.
Namun di sisi lain, pemerintah Amerika memperingatkan warganya di seluruh dunia untuk berhati-hati menghadapi kemungkinan serangan balasan dari AlQaeda. Apalagi setelah Ketua Dinas Rahasia Amerika (CIA), Leon Paneta, memastikan adanya serangan balasan dari AlQaeda.
Senator Joe Liberman, Komite Komisi Keamanan Dalam Negeri mengatakan bahwa aksi balas dendam itu mungkin dilakukan oleh oknum yang sama sekali ada kaitannya dengan AlQaeda. "Yang saya khawatirkan adalah dalam beberapa hari mendatang akan muncul seorang "serigala sendirian" yang beraksi melawan seluruh rakyat Amerika," tambahnya.
Kekhawatiran serupa juga dikemukakan oleh Senator Susan Collins yang mengatakan, "Salah satu kekhawatiran saya adalah seorang warga Amerika Serikat melancarkan serangan balas dendam atas kematian Osama."
Pasca pengumuman kematian Osama, polisi di seluruh negara bagian Amerika Serikat disiagakan penuh.
Ketakutan di Eropa
Tidak selang lama setelah pengumuman kematian Osama, Menteri Luar Negeri Inggris, William Hague, menginstruksikan kedutaan besar dan konsulat Inggris di seluruh dunia untuk meningkatkan kesiagaan.
Perdana Menteri Inggris, David Cameron, dalam hal ini mengimbau negara-negara Barat untuk meningkatkan kewaspadaan mereka dalam beberapa pekan mendatang.
Presiden Perancis, Nicolas Sarkozy, menyatakan bahwa tewasnya Osama bin Laden bukan berarti akhir dari AlQaeda.
Tidak ketinggalan, Uni Eropa mengimbau negara-negara anggota untuk meningkatkan pengawasan keamanan menyusul berita tewasnya Osama bin Laden.
Pemerintah Italia dan Inggris menambah jumlah personil polisinya di jalan-jalan. Bahkan pemerintah London mengimbau warganya untuk menghindari tempat-tempat konsentrasi.
Menteri Luar Negeri Jerman, Guido Westerwelle, juga menekankan pentingnya kewaspadaan warga.
(IRIB/MZ)

No comments:

Post a Comment